Beranda / SEPAK BOLA INDONESIA / Mengenal Cesar Meylan, Otak di Balik Strategi John Herdman

Mengenal Cesar Meylan, Otak di Balik Strategi John Herdman

Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya menginjakkan kaki di Jakarta setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (10/1/2026). Kehadiran Herdman menjadi penanda dimulainya era baru di skuad Garuda, dengan PSSI dijadwalkan akan memperkenalkannya secara resmi dalam beberapa hari ke depan. Menariknya, Herdman tidak datang sendirian. Ia membawa sosok kepercayaan untuk memperkuat struktur kepelatihan, khususnya di sektor fisik dan performa tim. Nama yang mencuat adalah Cesar Marius Philippe Meylan, figur berpengalaman dengan rekam jejak mentereng di level internasional. Cesar Meylan bukan nama sembarangan. Ia dikenal sebagai pelatih fisik dengan fondasi akademik yang sangat kuat di bidang sports science. Rekam pendidikannya mencatat gelar doktor (PhD) strength and conditioning dari Auckland University of Technology, menjadikannya salah satu pakar fisik sepak bola dengan latar ilmiah mendalam. Tak berhenti di situ, Meylan juga mengantongi gelar master of science bidang biomekanika dari Edith Cowan University serta master of art pendidikan jasmani dari Universite de Lausanne. Ia merupakan lulusan human kinetics dari University of British Columbia, yang memperkuat reputasinya sebagai spesialis performa atlet. Karier profesional Meylan dimulai pada 2010 saat menangani sepak bola putri di Selandia Baru. Perjalanannya kemudian berlanjut bersama Federasi Sepak Bola Kanada, tempat ia mengabdi hingga Oktober 2023 dan memainkan peran penting dalam pengembangan performa tim nasional. Selama bertahun-tahun di Kanada, Meylan dipercaya mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari physical performance coach, director of health and athletic performance, hingga pemimpin staf kinerja fisik untuk timnas putra dan putri. Perannya turut mengantarkan Kanada tampil kompetitif di panggung besar seperti Piala Dunia dan Olimpiade. Di luar lapangan, Cesar Meylan juga dikenal sebagai akademisi produktif. Ia telah menulis lebih dari 30 publikasi ilmiah yang ditinjau oleh rekan sejawat, dengan fokus pada pengembangan atlet muda serta peningkatan performa fisik dalam sepak bola modern. Pengalaman panjang dan keilmuan mendalam tersebut membuat kehadiran Meylan dinilai sangat strategis untuk mendampingi Herdman dalam menyiapkan kondisi fisik pemain Timnas Indonesia. Pendekatan berbasis sains yang pernah sukses ia terapkan di Kanada diharapkan mampu membawa dampak serupa bagi skuad Garuda. Secara profesional, Meylan terbiasa menangani perencanaan program performa, pengujian fisik standar, manajemen beban latihan berbasis teknologi, hingga kolaborasi intensif dengan tim medis dalam proses rehabilitasi pemain. Kehadiran Cesar Meylan pun dipandang sebagai bagian penting dari struktur staf kepelatihan baru Timnas Indonesia, yang akan bersiap menghadapi tantangan ke depan, termasuk FIFA Series 2026 dan Piala AFF 2026.

Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya menginjakkan kaki di Jakarta setelah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (10/1/2026). Kehadiran Herdman menjadi penanda dimulainya era baru di skuad Garuda, dengan PSSI dijadwalkan akan memperkenalkannya secara resmi dalam beberapa hari ke depan.

Menariknya, Herdman tidak datang sendirian. Ia membawa sosok kepercayaan untuk memperkuat struktur kepelatihan, khususnya di sektor fisik dan performa tim. Nama yang mencuat adalah Cesar Marius Philippe Meylan, figur berpengalaman dengan rekam jejak mentereng di level internasional.

Cesar Meylan bukan nama sembarangan. Ia dikenal sebagai pelatih fisik dengan fondasi akademik yang sangat kuat di bidang sports science. Rekam pendidikannya mencatat gelar doktor (PhD) strength and conditioning dari Auckland University of Technology, menjadikannya salah satu pakar fisik sepak bola dengan latar ilmiah mendalam.

Tak berhenti di situ, Meylan juga mengantongi gelar master of science bidang biomekanika dari Edith Cowan University serta master of art pendidikan jasmani dari Universite de Lausanne. Ia merupakan lulusan human kinetics dari University of British Columbia, yang memperkuat reputasinya sebagai spesialis performa atlet.

Karier profesional Meylan dimulai pada 2010 saat menangani sepak bola putri di Selandia Baru. Perjalanannya kemudian berlanjut bersama Federasi Sepak Bola Kanada, tempat ia mengabdi hingga Oktober 2023 dan memainkan peran penting dalam pengembangan performa tim nasional.

Selama bertahun-tahun di Kanada, Meylan dipercaya mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari physical performance coach, director of health and athletic performance, hingga pemimpin staf kinerja fisik untuk timnas putra dan putri. Perannya turut mengantarkan Kanada tampil kompetitif di panggung besar seperti Piala Dunia dan Olimpiade.

Di luar lapangan, Cesar Meylan juga dikenal sebagai akademisi produktif. Ia telah menulis lebih dari 30 publikasi ilmiah yang ditinjau oleh rekan sejawat, dengan fokus pada pengembangan atlet muda serta peningkatan performa fisik dalam sepak bola modern.

Pengalaman panjang dan keilmuan mendalam tersebut membuat kehadiran Meylan dinilai sangat strategis untuk mendampingi Herdman dalam menyiapkan kondisi fisik pemain Timnas Indonesia. Pendekatan berbasis sains yang pernah sukses ia terapkan di Kanada diharapkan mampu membawa dampak serupa bagi skuad Garuda.

Secara profesional, Meylan terbiasa menangani perencanaan program performa, pengujian fisik standar, manajemen beban latihan berbasis teknologi, hingga kolaborasi intensif dengan tim medis dalam proses rehabilitasi pemain.

Kehadiran Cesar Meylan pun dipandang sebagai bagian penting dari struktur staf kepelatihan baru Timnas Indonesia, yang akan bersiap menghadapi tantangan ke depan, termasuk FIFA Series 2026 dan Piala AFF 2026.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *