Beranda / SEPAK BOLA INDONESIA / Jejak Amar Brkic, Eks Timnas U-17 Bersinar di Jerman

Jejak Amar Brkic, Eks Timnas U-17 Bersinar di Jerman

Mantan pemain Timnas Indonesia U-17, Amar Rayhan Brkic, terus menunjukkan grafik karier yang menanjak. Pemain diaspora ini masih konsisten melanjutkan perjalanannya di Eropa dan kini menjadi bagian penting dari Darmstadt U-19 di Liga Jerman. Lahir di Frankfurt, Jerman, pada 11 Juni 2007, Amar Brkic merupakan salah satu talenta muda Indonesia yang memilih jalur pembinaan elite sejak usia dini. Di tengah persaingan ketat sepak bola Jerman, ia justru mampu bertahan dan berkembang. Musim ini, Amar hampir selalu hadir di lapangan. Ia tercatat tampil dalam 11 dari 12 pertandingan Darmstadt U-19 di Liga Jerman U-19. Satu-satunya laga yang ia lewatkan terjadi saat timnya menghadapi FC Kaiserslautern U-19. Menariknya, ada perubahan signifikan dalam perannya. Meski dikenal sebagai gelandang serang, Amar kini lebih sering dipercaya mengisi posisi bek kiri. Adaptasi tersebut tak menggerus kontribusinya, justru memperlihatkan fleksibilitas dan kecerdasan bermainnya. Tetap Tajam dari Lini Belakang Dari 11 pertandingan yang ia lakoni, Amar telah mencatatkan 3 assist. Catatan ini menjadi bukti bahwa meski bermain lebih ke belakang, sentuhan kreatifnya masih terasa dalam skema penyerangan Darmstadt U-19. Pemain bertinggi badan 170 cm ini lahir dari keluarga dengan latar belakang akademis kuat. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai dokter di Jerman. Sang ayah berasal dari Bosnia, sementara ibunya merupakan perempuan asal Kebumen yang juga menjabat sebagai Ketua Cabang Istimewa Muhammadiyah di Jerman. Karier sepak bola Amar dimulai dari klub-klub lokal Frankfurt seperti Blau-Gelb dan Rot-Weiss Frankfurt. Bakatnya kemudian membawanya ke Kickers Offenbach, sebelum akhirnya menarik perhatian akademi besar Hoffenheim, tempat ia menimba ilmu dari 2022 hingga 2024. Pilihan Hati di Piala Dunia U-17 Meski memiliki peluang membela Jerman atau Bosnia, Amar Brkic membuat keputusan penting: memilih Timnas Indonesia U-17. Ia menjadi bagian dari Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2023. Di turnamen tersebut, Amar tampil dua kali dari tiga laga yang dijalani Timnas Indonesia U-17. Seiring bertambahnya usia dan kematangan kariernya di Eropa, masa depan internasional Amar masih terbuka lebar dan pilihan besarnya mungkin baru akan ditentukan di waktu yang tepat. Satu hal yang pasti, nama Amar Brkic perlahan mulai diperhitungkan. Dari Jerman, ia terus melangkah, membawa potensi besar yang bisa menjadi aset berharga bagi sepak bola Indonesia di masa depan.

Mantan pemain Timnas Indonesia U-17, Amar Rayhan Brkic, terus menunjukkan grafik karier yang menanjak. Pemain diaspora ini masih konsisten melanjutkan perjalanannya di Eropa dan kini menjadi bagian penting dari Darmstadt U-19 di Liga Jerman.

Lahir di Frankfurt, Jerman, pada 11 Juni 2007, Amar Brkic merupakan salah satu talenta muda Indonesia yang memilih jalur pembinaan elite sejak usia dini. Di tengah persaingan ketat sepak bola Jerman, ia justru mampu bertahan dan berkembang.

Musim ini, Amar hampir selalu hadir di lapangan. Ia tercatat tampil dalam 11 dari 12 pertandingan Darmstadt U-19 di Liga Jerman U-19. Satu-satunya laga yang ia lewatkan terjadi saat timnya menghadapi FC Kaiserslautern U-19.

Menariknya, ada perubahan signifikan dalam perannya. Meski dikenal sebagai gelandang serang, Amar kini lebih sering dipercaya mengisi posisi bek kiri. Adaptasi tersebut tak menggerus kontribusinya, justru memperlihatkan fleksibilitas dan kecerdasan bermainnya.

Tetap Tajam dari Lini Belakang

Dari 11 pertandingan yang ia lakoni, Amar telah mencatatkan 3 assist. Catatan ini menjadi bukti bahwa meski bermain lebih ke belakang, sentuhan kreatifnya masih terasa dalam skema penyerangan Darmstadt U-19.

Pemain bertinggi badan 170 cm ini lahir dari keluarga dengan latar belakang akademis kuat. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai dokter di Jerman. Sang ayah berasal dari Bosnia, sementara ibunya merupakan perempuan asal Kebumen yang juga menjabat sebagai Ketua Cabang Istimewa Muhammadiyah di Jerman.

Karier sepak bola Amar dimulai dari klub-klub lokal Frankfurt seperti Blau-Gelb dan Rot-Weiss Frankfurt. Bakatnya kemudian membawanya ke Kickers Offenbach, sebelum akhirnya menarik perhatian akademi besar Hoffenheim, tempat ia menimba ilmu dari 2022 hingga 2024.

Pilihan Hati di Piala Dunia U-17

Meski memiliki peluang membela Jerman atau Bosnia, Amar Brkic membuat keputusan penting: memilih Timnas Indonesia U-17. Ia menjadi bagian dari Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2023.

Di turnamen tersebut, Amar tampil dua kali dari tiga laga yang dijalani Timnas Indonesia U-17. Seiring bertambahnya usia dan kematangan kariernya di Eropa, masa depan internasional Amar masih terbuka lebar dan pilihan besarnya mungkin baru akan ditentukan di waktu yang tepat.

Satu hal yang pasti, nama Amar Brkic perlahan mulai diperhitungkan. Dari Jerman, ia terus melangkah, membawa potensi besar yang bisa menjadi aset berharga bagi sepak bola Indonesia di masa depan.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *