Nama Pascal Struijk belakangan ramai dibicarakan publik sepak bola Indonesia. Bek andalan Leeds United itu secara terbuka menanggapi derasnya dorongan dari pendukung Timnas Indonesia yang berharap dirinya bersedia menjalani proses naturalisasi dan memperkuat Skuad Garuda.
Struijk mengaku terkesan dengan perhatian luar biasa yang datang dari Indonesia. Pemain kelahiran Belgia tersebut memang memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibunya, fakta yang membuat namanya kerap muncul dalam diskusi soal calon pemain naturalisasi.
“Saya senang melihat bagaimana para penggemar di sana dan betapa mereka sangat ingin saya ke sana,” ujar Struijk, dikutip dari ESPN Belanda.
Antusiasme publik Indonesia tak jarang memadati kolom komentar akun media sosialnya. Bagi Struijk, fenomena itu justru menjadi gambaran kuat tentang besarnya gairah sepak bola di Tanah Air.
“Itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sepak bola yang sangat besar. Semua penggemar yang berkomentar di bawah unggahan Instagram saya, itu cukup lucu,” tuturnya.
Meski demikian, Struijk menegaskan bahwa isu membela Timnas Indonesia belum menjadi fokus utamanya saat ini.
“Itu bukan sesuatu yang saya fokuskan,” tambah bek berusia 26 tahun tersebut.
Fokus Menikmati Karier di Leeds United
Saat ini, Struijk tengah menikmati periode penting dalam karier profesionalnya bersama Leeds United. Bermain di level tertinggi sepak bola Inggris, ia menjadi salah satu pilar di lini belakang dan tampil konsisten sepanjang musim. Hingga kini, Struijk telah mencatatkan 20 penampilan bersama Leeds di Premier League.
Performa solid di level klub membuatnya tetap memelihara mimpi untuk menembus Timnas Belanda di bawah asuhan Ronald Koeman. Ia menyadari bahwa satu-satunya jalan menuju panggilan internasional adalah dengan menjaga konsistensi permainan.
“Bermain untuk tim nasional Belanda masih selalu menjadi impian bagi saya. Itu tergantung pada bagaimana performa saya di lapangan,” tegasnya.
“Sebagai pemain, Anda harus memastikan pelatih tidak bisa mengabaikan Anda. Sejauh ini saya bermain dengan baik, jadi saya berharap bisa terus seperti ini,” sambung Struijk.
Percaya Kerja Keras Akan Terbayar
Mantan pemain Timnas Belanda U-17 ini meyakini bahwa kerja keras di Premier League pada akhirnya akan membuka pintu kesempatan. Menurutnya, tampil konsisten di level tertinggi adalah tolok ukur utama bagi seorang pemain untuk dilirik tim nasional.
“Jika Anda tampil di level tertinggi, menurut saya Anda layak mendapatkan kesempatan. Tapi tentu saja, saya bukan pelatih nasional,” ucapnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa, untuk saat ini, fokus Struijk sepenuhnya tertuju pada karier profesionalnya di Inggris. Namun, latar belakang keturunan Indonesia dan respons positif terhadap dukungan publik Tanah Air tetap meninggalkan ruang tanda tanya: apakah suatu hari pintu Timnas Indonesia akan benar-benar terbuka?





