Lewati ke konten
Hot News

Jadwal Siaran Langsung PSIM vs Persebaya Hari Ini

Jonathans Prioritaskan Menit Bermain di Eredivisie

Saksikan Persija vs Madura, Herdman Kagum The Jakmania

Peluang Pemain Persib di Timnas Era John Herdman

Miliano Jonathans Fokus Excelsior, Belum Pikirkan Timnas

Jejak Amar Brkic, Eks Timnas U-17 Bersinar di Jerman

NextMatchID - Situs Berita Bola & Live Score Indonesia

Semua tentang sepak bola: berita, hasil, transfer, dan analisis pertandingan.

Menu
Minggu, Januari 25, 2026

  • berita bola

Jadwal Siaran Langsung PSIM vs Persebaya Hari Ini

Laga sarat gengsi akan tersaji saat PSIM Yogyakarta menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-18 BRI Super League, Minggu 25 Januari 2026, di Stadion Sultan Agung. Pertandingan ini diprediksi berlangsung panas, mengingat posisi kedua tim yang saling b...

bolawilliamjitu@gmail.com
Januari 25, 2026
  • SEPAK BOLA INDONESIA

Jonathans Prioritaskan Menit Bermain di Eredivisie

bolawilliamjitu@gmail.com
Januari 25, 2026
  • TIMNAS INDONESIA

Saksikan Persija vs Madura, Herdman Kagum The Jakmania

bolawilliamjitu@gmail.com
Januari 24, 2026
  • TIMNAS INDONESIA

Peluang Pemain Persib di Timnas Era John Herdman

bolawilliamjitu@gmail.com
Januari 23, 2026
Arsenal menang dengan cukup dramatis saat berduel lawan Bournemouth di pekan ke-20 Liga Inggris 2025/2026 di Vitality Stadium, Minggu (04/01/2026). Bournemouth membuat kejutan saat Evanilson bisa mencetak gol lebih dahulu. Ia memanfaatkan blunder Gabriel Magalhaes. Namun bek asal Brasil itu menebus kesalahannya dan membuat skor berimbang 1-1. Setelah itu Declan Rice mencetak dua gol dan membuat Arsenal dalam posisi unggul 1-3. Bournemouth sempat mencetak satu gol lagi melalui tembakan keras Eli Junior Kroupi. Namun Arsenal akhirnya bisa mengamankan kemenangan dengan skor 2-3. Berikut rapor pemain Arsenal di pertandingan tersebut. Rapor Pemain Belakang dan Kiper David Raya: 6 Kiper asal Spanyol itu praktis tak punya banyak pilihan saat gol pembuka tercipta. Sepakan Kroupi terlalu cepat dan sulit dijangkau, meski Raya nyaris bereaksi dengan penyelamatan refleks. Jurrien Timber: 7.5 Timber tampil sigap dengan tekel krusial di dekat garis gawang yang langsung berujung serangan balik. Ia juga melakukan intervensi terakhir yang sempurna untuk menggagalkan peluang emas David Brooks. William Saliba: 6.5 Bek Prancis ini tidak bisa berbuat banyak pada momen gol Bournemouth. Namun, ia tetap tenang dan cukup solid saat menghadapi tekanan tuan rumah sepanjang laga. Gabriel Magalhaes: 7 Awal laga menjadi mimpi buruk bagi Gabriel setelah kesalahan umpannya berujung gol gratis untuk Evanilson. Ia menebusnya dengan sempurna lewat gol yang menghidupkan kembali Arsenal. Piero Hincapie: 6 Dipercaya mengisi posisi bek kiri, Hincapie beberapa kali kerepotan menghadapi kecepatan Semenyo. Ia cukup sering kalah duel hingga peluit akhir berbunyi. Rapor Pemain Tengah Martin Zubimendi: 6 Zubimendi sempat kehilangan bola di awal pertandingan sebelum perlahan menemukan ritmenya. Kartu kuning membuatnya harus bermain ekstra hati-hati hingga akhir laga. Declan Rice: 9 Meski absen di laga tengah pekan, Rice langsung dipercaya sebagai starter di pantai selatan. Ia menjadi pembeda lewat dua gol krusial, termasuk sepakan rendah yang mematikan. Martin Odegaard: 8 Kapten Arsenal ini aktif mencari ruang di antara lini lawan, meski Bournemouth tampil disiplin. Satu assist yang ia ciptakan dan keterlibatannya dalam gol ketiga Arsenal kembali menegaskan pengaruh besarnya dalam permainan tim. Rapor Pemain Depan Noni Madueke: 7 Madueke menyia-nyiakan peluang emas di awal laga dengan tembakan yang melambung. Namun, pergerakannya dari sisi kanan berperan penting dalam terciptanya gol penyeimbang. Viktor Gyokeres: 5 Penyerang bernomor punggung 14 itu kembali kesulitan memberi ancaman berarti di lini depan. Selain kontribusi fisik saat proses gol, ia nyaris tak terlihat sepanjang pertandingan. Gabriel Martinelli: 7 Martinelli kerap unggul duel melawan Alex Jimenez di sisi kiri. Sayangnya, akurasi umpan akhirnya belum maksimal meski kontribusi udaranya krusial dalam build-up gol kedua. Rapor Pemain Pengganti Gabriel Jesus: 6 Jesus tampil sebagai pengganti Gyokeres pada menit ke-67 dan memberi dinamika berbeda di lini serang. Ia hampir mencetak gol lewat tembakan telat yang masih bisa ditepis Petrovic. Leandro Trossard: 6 Masuk menggantikan Martinelli pada menit ke-67, Trossard langsung memberi energi tambahan. Ia sempat menciptakan beberapa situasi berbahaya meski belum berbuah gol. Bukayo Saka: 7.5 Saka langsung memberi dampak instan usai masuk dari bangku cadangan usai menggantikan Madueke pada menit ke-67. Assist cerdasnya membantu Rice menuntaskan gol ketiga Arsenal. Mikel Merino: 6 Merino menggantikan Odegaard di menit ke-80. Ia sempat mencoba peruntungan lewat tembakan jarak jauh yang masih mampu diamankan kiper lawan.
  • Arsenal
  • berita bola
  • Declan Rice

Rapor Arsenal Usai Hadapi Bournemouth: Rice Mencolok, Gyokeres Melempem

Arsenal menang dengan cukup dramatis saat berduel lawan Bournemouth di pekan ke-20 Liga Inggris 2025/2026 di Vitality Stadium, Minggu (04/01/2026). Bournemouth membuat kejutan saat Evanilson bisa menc...

bolawilliamjitu@gmail.com
Januari 4, 2026
Read More
Manajer Manchester United, Ruben Amorim mematok target tinggi jelang kunjungan mereka ke kandang Leeds United. Ia ingin Setan Merah tampil dengan performa terbaik mereka agar menang di laga ini. Manchester United akan melakoni laga tandang di akhir pekan ini. Mereka akan menyambangi markas tim promosi, Leeds United untuk laga pekan ke-20 EPL musim 2025/2026. Leeds sendiri bukan klub yang asing bagi MU. The Whites sudah menjadi rival domestik Setan Merah untuk berpuluh-puluh tahun lamanya. Bagi Ruben Amorim, ini pengalaman pertamanya memimpin MU untuk menghadapi Leeds United. Ia mengaku antusias untuk bisa tampil di laga sarat gengsi ini. Bakal Jadi Pengalaman yang Menarik Dalam konferensi persnya sebelum laga, Amorim ditanyai perasaanya jelang partai derby melawan Leeds United ini. Ia mengetahui bahwa ada rivalitas yang panas antara fans kedua klub, sehingga ia tidak sabar untuk merasakan laga panas tersebut di akhir pekan nanti. "Saya sudah mendengar bahwa pertandingan ini (Leeds vs MU) merupakan sebuah laga derby besar dengan atmosfer yang luar biasa. Mereka (Leeds) adalah rival yang besar untuk klub ini," buka Amorim. Laga Wajib Dimenangkan MU Ruben Amorim menegaskan bahwa MU harus mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan melawan Leeds nanti. Ia tahu bahwa laga ini bukan laga yang mudah, karena mereka bermain di kandang lawan. Meski begitu, Amorim menegaskan bahwa MU harus bekerja keras untuk memenangkan laga ini, terutama karena kemenangan ini akan memberikan kebahagiaan bagi para pendukung Setan Merah. "Setiap pertandingan di Premier League itu selalu sulit. Saya juga tahu bahwa laga ini punya arti yang besar untuk para fans kami, sehingga kami harus mencoba untuk menang di sana (Elland Road)," pungkas sang manajer. Rekor Apik MU Kontra Leeds Manchester United sendiri punya catatan yang apik saat berjumpa dengan Leeds United. Setan Merah tidak pernah kalah dalam enam pertemuan terakhir mereka melawan The Whites, di mana terakhir kali mereka bermain di Elland Road, MU sudah menang dengan skor 0-2.
  • berita bola
  • MANCHESTER UNITED
  • Ruben Amorim

Leeds United vs Man Utd: Ruben Amorim Wajibkan Setan Merah Menang di Kandang Rival!

Manajer Manchester United, Ruben Amorim mematok target tinggi jelang kunjungan mereka ke kandang Leeds United. Ia ingin Setan Merah tampil dengan performa terbaik mereka agar menang di laga ini. Manch...

bolawilliamjitu@gmail.com
Januari 3, 2026
Read More
Keputusan besar kembali diambil Chelsea, dan sekali lagi memantik kontroversi besar. Klub asal London Barat itu resmi memecat Enzo Maresca meski musim belum benar-benar keluar jalur. Pemecatan tersebut langsung memunculkan tanda tanya besar di kalangan publik sepak bola. Pasalnya, Chelsea masih berada di papan atas Liga Inggris dan bertahan di sejumlah kompetisi penting. Manajemen klub berdalih langkah ini diambil demi menjaga ambisi bersaing di level tertinggi. Namun, alasan itu justru dinilai tak sejalan dengan situasi tim yang relatif stabil. Tak butuh waktu lama, keputusan ini pun memicu reaksi berantai dari para netizen, termasuk dari pendukung The Blues sendiri. Sebutan Chelsea sebagai klub dengan manajemen terburuk akhirnya mencuat ke permukaan. Gelombang Kritik Fans: Chelsea Dinilai Salah Urus Pemecatan Enzo Maresca langsung disambut gelombang reaksi dari fans, baik pendukung sendiri maupun rival. Banyak yang menilai Chelsea kembali mengulangi kesalahan lama dengan terburu-buru mengganti pelatih. Secara posisi, The Blues masih berada di peringkat kelima Premier League, tetap berlaga di Liga Champions, serta bertahan di Piala FA dan Piala Carabao. Fakta tersebut membuat keputusan manajemen semakin sulit dipahami. Di media sosial, kritik tajam bermunculan dengan nada sinis dan frustrasi. Sejumlah penggemar menilai proyek jangka panjang kembali dikorbankan oleh kebijakan jangka pendek. Salah satu komentar keras datang dari @ClinicalKai yang menulis: "Chelsea di bawah Clearlake adalah klub yang dikelola paling buruk dalam sejarah olahraga." @The_Sambu berkata: "Kita tidak akan pernah keluar dari kesulitan dalam waktu dekat dengan Eghbali sebagai pemimpin Chelsea. Ini akan menjadi polanya. Membangun proyek yang mundur!" @MajidMheiri menambahkan: "Bagus.. mari kita cari manajer League One dan meremehkan klub kita, terutama ketika akhirnya sudah stabil. Memecat Maresca setelah dia akhirnya membawa kita kembali meraih trofi dengan tim termuda dalam sejarah Premier League adalah sesuatu yang mungkin akan kita sesali nanti." Pat Nevin Tak Kaget Maresca Didepak Di tengah riuh reaksi publik, mantan pemain Chelsea Pat Nevin memberikan pandangannya. Ia mengaku sama sekali tidak terkejut dengan keputusan klub memecat Enzo Maresca. Menurut Nevin, dinamika internal Chelsea selama bertahun-tahun memang membuat posisi pelatih selalu rapuh. Kritik terbuka terhadap dewan direksi kerap berujung pada akhir masa jabatan seorang manajer. Nevin menilai momen krusial terjadi setelah Maresca melontarkan pernyataan usai laga melawan Everton. Sejak saat itu, ia merasa nasib pelatih asal Italia tersebut sudah hampir pasti. Ia mengatakan kepada BBC: "Tidak terkejut, tidak kaget. Sedikit terkejut, tetapi tidak lebih dari itu. Selama bertahun-tahun, lihat berapa banyak manajer yang mengkritik dewan direksi mereka dan kemudian selamat dari krisis berikutnya. Jumlahnya sangat sedikit.” "Begitu ia mengatakan apa yang ia katakan setelah pertandingan melawan Everton, saya pikir hari-harinya sudah dihitung. Saya tahu bagaimana reaksi anggota dewan direksi - mereka dapat mentolerir apa pun selama manajer yang menerima kritik.”
  • berita bola
  • CHELSEA

Chelsea Pecat Enzo Maresca, Julukan Klub dengan Manajemen Terburuk Menggema

Keputusan besar kembali diambil Chelsea, dan sekali lagi memantik kontroversi besar. Klub asal London Barat itu resmi memecat Enzo Maresca meski musim belum benar-benar keluar jalur. Pemecatan tersebu...

bolawilliamjitu@gmail.com
Januari 2, 2026
Read More
Rumor baru kembali mengemuka terkait rencana transfer Manchester United di bursa musim dingin. Setan Merah dikabarkan kini mengalihkan fokus sepenuhnya untuk merekrut Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Manchester United memang santer diberitakan akan aktif mendatangkan pemain baru pada Januari ini. Performa tim yang masih belum stabil membuat pelatih Ruben Amorim berencana memperkuat skuadnya dengan tambahan tenaga segar. Sebelumnya, MU sempat dikaitkan dengan Antoine Semenyo dari Bournemouth. Namun upaya tersebut gagal setelah Manchester City bergerak lebih cepat dan berhasil mengamankan sang pemain ke Etihad Stadium. Menurut laporan Goal International, MU kini telah mengalihkan bidikannya ke Elliot Anderson sebagai target utama mereka di bursa transfer musim dingin. Fondasi Baru di Lini Tengah MU Laporan tersebut menyebut bahwa Anderson sebenarnya sudah lama masuk radar Manchester United. Ruben Amorim dikabarkan ingin menjadikannya sebagai pilar baru lini tengah Setan Merah. Manchester United diperkirakan akan berpisah dengan Casemiro pada akhir musim nanti. Situasi itu membuat Amorim membutuhkan gelandang berkualitas untuk menjadi pengganti jangka panjang pemain asal Brasil tersebut. Anderson dinilai memiliki talenta di atas rata-rata dan potensi besar untuk berkembang. Oleh karena itu, MU disebut ingin bergerak lebih cepat dengan mencoba mendatangkannya sejak bursa transfer musim dingin ini. Transfer Sulit Terwujud di Musim Dingin Meski begitu, sejumlah laporan di Inggris meragukan peluang MU untuk merekrut Anderson dalam waktu dekat. Situasi saat ini dinilai kurang menguntungkan bagi Setan Merah. Anderson dikabarkan ingin bertahan di Nottingham Forest hingga akhir musim. Ia membutuhkan menit bermain reguler demi menjaga peluang masuk ke skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026. Di Manchester United, Anderson diperkirakan masih membutuhkan waktu adaptasi. Di sisi lain, Nottingham Forest juga enggan melepas sang gelandang di tengah musim. Klub menilai akan sulit mencari pengganti sepadan jika Anderson pergi pada Januari, sehingga MU diminta menunggu hingga bursa transfer musim panas. Mahar Transfer Fantastis Jadi Penghalang Hambatan MU untuk mendatangkan Anderson tidak berhenti di situ. Faktor harga juga menjadi tantangan besar dalam transfer ini. Nottingham Forest dikabarkan hanya bersedia melepas Anderson dengan nilai transfer sekitar 80 hingga 100 juta pounds. Forest menilai banderol tersebut pantas mengingat usia muda dan potensi besar yang dimiliki sang gelandang. Dengan harga setinggi itu, Manchester United dipastikan harus mempertimbangkan langkah mereka dengan sangat matang jika ingin merekrut Anderson pada 2026 mendatang.
  • berita bola
  • MANCHESTER UNITED
  • SEPAK BOLA INDONESIA
  • TIMNAS INDONESIA
  • Uncategorized

Manchester United Bidik Elliot Anderson Musim Dingin Ini

Rumor baru kembali mengemuka terkait rencana transfer Manchester United di bursa musim dingin. Setan Merah dikabarkan kini mengalihkan fokus sepenuhnya untuk merekrut Elliot Anderson dari Nottingham F...

bolawilliamjitu@gmail.com
Januari 1, 2026
Read More
Manchester United kembali berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Premier League. Laga ini menjadi pertandingan penutup tahun 2025 bagi kedua tim. Duel Manchester United vs Wolves akan digelar di Old Trafford pada Rabu (31/12/2025) dini hari WIB. Pertemuan ini terjadi hanya beberapa pekan setelah laga terakhir mereka di markas Wolves. Pada pertemuan sebelumnya, Manchester United tampil dominan dan menang telak 4-1. Kemenangan tersebut menjadi salah satu penampilan paling meyakinkan Setan Merah di bawah asuhan Ruben Amorim. Namun, performa Manchester United setelah laga tersebut belum sepenuhnya stabil. Di sisi lain, Wolves justru terus terpuruk dan masih berkutat di dasar klasemen Premier League. Kabar Tim Manchester United Manchester United kembali dihantam badai cedera jelang pertandingan ini. Bruno Fernandes masih harus menepi akibat cedera jaringan lunak dan diperkirakan baru bisa kembali setelah pergantian tahun. Kobbie Mainoo juga belum siap diturunkan. Selain itu, Matthijs de Ligt dan Harry Maguire dipastikan absen, sementara kondisi Mason Mount masih dalam tahap pemantauan dan belum sepenuhnya jelas. Tak hanya cedera, Manchester United juga kehilangan beberapa pemain karena tugas internasional. Noussair Mazraoui, Bryan Mbeumo, dan Amad Diallo tengah memperkuat negaranya masing-masing di ajang Piala Afrika. Kondisi Wolves Jelang Laga Wolverhampton Wanderers datang ke Old Trafford dengan modal yang kurang meyakinkan. Mereka menelan kekalahan beruntun dari Arsenal, Brentford, dan Liverpool dalam beberapa pekan terakhir. Rentetan hasil negatif tersebut membuat Wolves semakin terpuruk di posisi juru kunci klasemen Premier League. Situasi ini menempatkan mereka sebagai salah satu kandidat kuat terdegradasi musim ini. Meski berada dalam tekanan besar, Wolves tetap berupaya bangkit. Laga melawan Manchester United menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki kepercayaan diri tim. Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Wolves Ruben Amorim diperkirakan tetap mengandalkan formasi 3-4-2-1 pada laga ini. Manchester United akan menyesuaikan susunan pemain dengan keterbatasan skuad yang ada. Di lini tengah, Casemiro dan Manuel Ugarte diprediksi menjadi tumpuan utama untuk menjaga keseimbangan permainan. Kombinasi ini diharapkan mampu mengontrol tempo dan menahan serangan Wolves. Manchester United diperkirakan menurunkan susunan pemain sebagai berikut: Lammens; Martinez, Heaven, Shaw; Dalot, Casemiro, Ugarte, Dorgu; Cunha, Mount; Sesko. Dengan komposisi tersebut, Setan Merah diharapkan mampu mengamankan poin penuh di kandang dan menutup tahun 2025 dengan hasil positif.
  • berita bola
  • MANCHESTER UNITED
  • SEPAK BOLA INDONESIA
  • TIMNAS INDONESIA

Prediksi Susunan Pemain MU vs Wolves, Laga Akhir 2025

Manchester United kembali berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Premier League. Laga ini menjadi pertandingan penutup tahun 2025 bagi kedua tim. Duel Manchester United vs Wolves aka...

bolawilliamjitu@gmail.com
Desember 30, 2025
Read More
Laga Bologna vs Sassuolo pada pekan ke-17 Serie A 2025/2026 berakhir tanpa pemenang. Bertanding di Stadion Renato Dall’Ara, Minggu (28/12/2025), kedua tim harus puas berbagi angka usai bermain imbang 1-1. Tuan rumah Bologna sempat unggul lebih dulu lewat gol Giovanni Fabbian pada menit ke-47. Namun, Sassuolo mampu merespons dengan cepat melalui gol penyeimbang Tarik Muharemovic di menit ke-63. Hasil ini memastikan Jay Idzes dan rekan-rekannya membawa pulang satu poin berharga dari markas Bologna, sekaligus menunjukkan ketangguhan Sassuolo saat berada di bawah tekanan. Bagi Bologna, hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka di Serie A menjadi empat laga beruntun (dua seri dan dua kalah). Sementara itu, Sassuolo mendapatkan tambahan kepercayaan diri berkat performa solid, khususnya di lini pertahanan. Jalannya Pertandingan Bologna vs Sassuolo Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil terbuka dengan tempo tinggi. Sassuolo beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat, memaksa kiper Bologna, Federico Ravaglia, bekerja keras mengamankan gawangnya dari peluang Andrea Pinamonti. Bologna tak tinggal diam. Riccardo Orsolini dan Nadir Zortea menjadi motor serangan tuan rumah. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat Bologna gagal memanfaatkan peluang di babak pertama. Sassuolo juga nyaris memecah kebuntuan melalui dua peluang beruntun. Namun, Ravaglia tampil sigap menggagalkan usaha Pinamonti dan Armand Laurienté, sehingga skor tetap 0-0 hingga turun minum. Kebuntuan akhirnya pecah sesaat setelah babak kedua dimulai. Giovanni Fabbian sukses menyelesaikan skema serangan balik Bologna dengan sepakan first-time dari dalam kotak penalti. Gol Balasan Sassuolo dan Peran Krusial Jay Idzes Keunggulan Bologna tak bertahan lama. Sassuolo berhasil menyamakan skor melalui sundulan Tarik Muharemovic yang memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol tersebut terjadi setelah Ravaglia gagal mengantisipasi bola dengan sempurna. Gol penyeimbang itu membuat Sassuolo tampil lebih percaya diri. Jay Idzes menjadi salah satu pemain kunci di lini belakang, berduet dengan Fali Candé untuk meredam serangan Bologna. Keduanya bahkan melakukan penyelamatan krusial di garis gawang dari peluang emas Thijs Dallinga, yang nyaris membawa Bologna kembali unggul. Peluang kemenangan sempat hadir bagi kedua tim. Namun, Kristjan Thorstvedt dan Alieu Fadera gagal memanfaatkan kesempatan yang didapat. Di menit-menit akhir, Bologna meningkatkan tekanan lewat Ciro Immobile, tetapi kiper Sassuolo, Andrea Muric, tampil solid menjaga gawangnya tetap aman. Satu Poin Berharga di Renato Dall’Ara Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-1 tak berubah. Hasil ini menegaskan ketatnya persaingan di papan tengah Serie A musim ini. Bagi Sassuolo, satu poin di kandang Bologna menjadi hasil positif dan bernilai penting. Jay Idzes dan kawan-kawan menunjukkan karakter kuat dengan mampu bangkit dan bertahan di tengah tekanan tuan rumah.
  • berita bola
  • SEPAK BOLA INDONESIA
  • TIMNAS INDONESIA

Sassuolo Tahan Bologna, Jay Idzes dkk Amankan 1 Poin

Laga Bologna vs Sassuolo pada pekan ke-17 Serie A 2025/2026 berakhir tanpa pemenang. Bertanding di Stadion Renato Dall’Ara, Minggu (28/12/2025), kedua tim harus puas berbagi angka usai bermain imbang ...

bolawilliamjitu@gmail.com
Desember 29, 2025
Read More
Manajer Chelsea, Enzo Maresca, memberikan penjelasan terkait kondisi Marc Cucurella setelah sang bek harus ditarik keluar lebih awal dalam laga melawan Aston Villa. Maresca mengonfirmasi bahwa Cucurella mengalami masalah cedera dan kini masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan. Chelsea menjamu Aston Villa di Stamford Bridge pada pekan ke-18 Premier League 2025/2026, Kamis (waktu setempat). Pada pertandingan tersebut, Cucurella kembali dipercaya turun sebagai starter di posisi bek kiri. Namun, peran sang pemain hanya berlangsung singkat. Cucurella harus meninggalkan lapangan setelah 20 menit pertandingan dan digantikan oleh Malo Gusto di awal babak pertama. Alami Masalah di Otot Hamstring Cucurella tampak kesakitan saat berjalan meninggalkan lapangan, memunculkan kekhawatiran di kubu Chelsea. Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Maresca mengonfirmasi bahwa bek timnas Spanyol itu mengalami keluhan pada otot hamstring. Menurut Maresca, Cucurella sendiri yang merasa ada sesuatu yang tidak beres pada otot pahanya dan meminta untuk ditarik keluar demi menghindari risiko cedera yang lebih serius. “Ya, dia mengeluhkan ada masalah di otot hamstringnya, sehingga ia meminta untuk diganti pada saat itu,” ujar Maresca. Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan Medis Meski demikian, Maresca belum bisa memastikan tingkat keparahan cedera yang dialami Cucurella. Ia menegaskan bahwa tim medis Chelsea masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah masalah tersebut merupakan cedera serius atau tidak. Pelatih asal Italia itu berharap kondisi Cucurella tidak terlalu parah, mengingat perannya yang sangat penting dalam skema permainan The Blues musim ini. “Kami belum tahu apakah masalah yang ia alami merupakan cedera serius atau tidak. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui kondisinya secara pasti,” jelas Maresca. Chelsea Telan Kekalahan dari Aston Villa Situasi Chelsea pada laga ini benar-benar menjadi mimpi buruk. Tak hanya kehilangan Cucurella akibat cedera, The Blues juga harus menelan kekalahan 1-2 dari Aston Villa di hadapan pendukung sendiri. Hasil tersebut membuat Chelsea terlempar dari empat besar klasemen sementara Premier League, dengan posisi mereka kini digeser oleh Liverpool. Kekalahan ini menambah tekanan bagi Maresca dan timnya di tengah ketatnya persaingan papan atas Liga Inggris.
  • berita bola
  • CHELSEA
  • SEPAK BOLA INDONESIA
  • TIMNAS INDONESIA

Chelsea Cemas, Marc Cucurella Ditarik di Menit Awal

Manajer Chelsea, Enzo Maresca, memberikan penjelasan terkait kondisi Marc Cucurella setelah sang bek harus ditarik keluar lebih awal dalam laga melawan Aston Villa. Maresca mengonfirmasi bahwa Cucurel...

bolawilliamjitu@gmail.com
Desember 28, 2025
Read More
Manajer Manchester United, Ruben Amorim, memberikan penjelasan terkait kondisi Mason Mount setelah kemenangan penting Setan Merah atas Newcastle United pada lanjutan Premier League 2025/2026. Manchester United sukses mengamankan tiga poin usai menang 1-0 atas Newcastle di Old Trafford pada laga Boxing Day, Sabtu (27/12/2025) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan dicetak Patrick Dorgu melalui sepakan voli spektakuler pada menit ke-24. Hasil ini menjaga konsistensi MU di papan atas klasemen Liga Inggris. Saat ini, mereka menempati peringkat kelima dengan koleksi 29 poin. Mason Mount tampil cukup menonjol di babak pertama dan memegang peran penting dalam permainan United. Namun, ia harus ditarik keluar saat turun minum. Amorim menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan, mengingat kondisi skuad MU yang sedang terbatas. Mount merasakan ketidaknyamanan saat jeda pertandingan. Meski sang pemain ingin melanjutkan laga, tim pelatih memilih tidak mengambil risiko yang berpotensi memperparah kondisinya. “Dia merasakan sesuatu di babak pertama,” ujar Amorim kepada Sky Sports. “Dia ingin lanjut bermain dan itu hal yang bagus.” “Dia ingin bermain di babak kedua, tetapi kami tidak bisa kehilangan pemain lain jika dia tidak 100 persen siap,” lanjut Amorim. Jack Fletcher Jawab Kepercayaan Sebagai pengganti Mount, Jack Fletcher mendapat kesempatan tampil di babak kedua. Pemain muda tersebut dinilai mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan membantu tim mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir. “Jack melakukan pekerjaan yang sangat baik,” kata Amorim. Krisis Pemain Jadi Pertimbangan Utama Situasi skuad Manchester United memang jauh dari ideal. Casemiro baru saja kembali dari skorsing, sementara Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo masih berkutat dengan cedera. Di lini belakang, Harry Maguire dan Matthijs de Ligt juga absen. Sementara itu, Noussair Mazraoui, Amad Diallo, dan Bryan Mbeumo sedang membela negaranya di ajang Piala Afrika. Kondisi inilah yang membuat Amorim harus cermat dalam mengambil keputusan sepanjang pertandingan. Strategi Amorim di Tengah Tekanan Amorim menegaskan bahwa pergantian pemain bukan dilakukan karena jadwal padat, melainkan murni keputusan strategis di laga yang dinilainya sangat krusial. “Bukan karena ada banyak laga yang akan datang,” jelas Amorim. “Ini adalah pertandingan paling penting.” Ia juga menjelaskan alasan mempertahankan beberapa pemain di lapangan meski dalam tekanan. “Saya tidak ingin melepas Matheus Cunha karena dia satu-satunya yang bisa memberi kami napas, dan saya menempatkannya sebagai nomor 10.” “Jack lebih segar untuk melanjutkan. Manu lebih segar daripada Casemiro. Kami mengambil risiko karena mereka membuat banyak pergerakan di situasi bola mati, dan saya merasa Casemiro akan kesulitan saat itu,” tutup Amorim.
  • berita bola
  • MANCHESTER UNITED
  • NEWCASTLE UNITED
  • SEPAK BOLA INDONESIA

Ruben Amorim Ungkap Alasan Mason Mount Ditarik Saat Lawan Newcastle

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, memberikan penjelasan terkait kondisi Mason Mount setelah kemenangan penting Setan Merah atas Newcastle United pada lanjutan Premier League 2025/2026. Manchest...

bolawilliamjitu@gmail.com
Desember 27, 2025
Read More
Pedri terus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia bersama Barcelona. Perannya yang krusial, baik di level klub maupun tim nasional Spanyol, membuat pandangannya tentang sepak bola global selalu menarik untuk disimak. Dalam wawancara terbarunya, Pedri mendapat pertanyaan seputar siapa saja pemain terbaik dunia saat ini. Jawabannya mencerminkan perpaduan antara bintang mapan dan talenta muda generasi baru. Menariknya, dua nama yang ia sebut berasal dari Barcelona. Pilihan tersebut menjadi bukti kepercayaan Pedri terhadap kualitas rekan setimnya di level tertinggi sepak bola dunia. Daftar Pemain Terbaik Dunia Versi Pedri Tanpa ragu, Pedri memasukkan dua pemain Barcelona ke dalam daftar pilihannya. Lamine Yamal dan Raphinha dinilai sejajar dengan nama-nama besar sepak bola dunia lainnya. “Mbappe, Lamine, Salah, Haaland, Raphinha atau Julian Alvarez adalah yang terbaik di dunia,” ujar Pedri kepada majalah Esquire. Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk berhadapan langsung dengan para pemain tersebut di lapangan hijau. “Saya ingin bermain melawan mereka semua, kecuali Lamine, yang bermain bersama kami. Terlebih lagi melawan Haaland dan Salah, karena saya belum pernah menghadapi mereka,” tambahnya. Menatap Piala Dunia 2026 Pedri menyadari bahwa kesempatan berhadapan dengan para pemain terbaik dunia kemungkinan besar akan terwujud di Piala Dunia 2026. Spanyol akan datang ke turnamen tersebut dengan status sebagai salah satu unggulan. Menurut Pedri, label favorit bagi La Roja bukanlah klaim berlebihan. Ia menilai kualitas skuad Spanyol memang layak diperhitungkan di level tertinggi. “Itu bukan berlebihan, tidak. Memenangkan Piala Dunia selalu sangat rumit, ada banyak tim hebat,” jelasnya. Kepercayaan Diri La Roja di Tengah Persaingan Ketat Meski optimistis, Pedri tetap menyadari ketatnya persaingan di Piala Dunia 2026. Ia menyebut sejumlah negara yang akan menjadi ancaman serius bagi Spanyol. “Argentina, juara bertahan, akan ada di sana. Begitu juga Inggris, Jerman, Prancis, dan Brasil, yang selalu kuat. Tapi begitu juga kami,” tegasnya. Di fase grup, Spanyol akan menghadapi Tanjung Verde, Arab Saudi, dan Uruguay. Dengan komposisi tersebut, La Roja diprediksi memiliki peluang besar untuk melangkah ke fase gugur dengan relatif nyaman.
  • BARCELONA
  • berita bola
  • SEPAK BOLA INDONESIA
  • TIMNAS INDONESIA

Pedri Ungkap 6 Pemain Terbaik Dunia, 2 dari Barcelona

Pedri terus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia bersama Barcelona. Perannya yang krusial, baik di level klub maupun tim nasional Spanyol, membuat pandangannya tentang sepak ...

bolawilliamjitu@gmail.com
Desember 26, 2025
Read More
Kepercayaan diri tengah menyelimuti skuad Arsenal menjelang paruh musim kompetisi. Posisi puncak di Premier League dan kiprah impresif di Liga Champions menempatkan The Gunners dalam situasi yang jarang mereka nikmati dalam beberapa tahun terakhir. Musim ini juga membawa tekanan besar bagi Mikel Arteta. Selama enam tahun menangani Arsenal, satu-satunya trofi mayor yang berhasil dipersembahkan sang pelatih adalah Piala FA 2020. Sejak itu, Arsenal kerap tampil kompetitif namun selalu gagal mengakhiri musim dengan gelar utama. Di tengah konteks tersebut, keyakinan internal mulai terdengar lantang. Bek andalan Arsenal, William Saliba, secara terbuka menyatakan bahwa timnya memiliki peluang realistis untuk meraih empat gelar sekaligus musim ini. Keyakinan Saliba soal Peluang Arsenal Borong Gelar William Saliba menilai Arsenal kini memiliki kualitas, kedalaman skuad, dan pengalaman untuk bersaing di setiap kompetisi yang diikuti. Ia menyebut keyakinan tersebut lahir dari perjalanan tim dalam beberapa musim terakhir yang selalu berada dekat dengan kesuksesan. “Ya, tentu saja, karena kami tahu bahwa di setiap kompetisi yang kami mainkan, kami tahu kami bisa memenanginya,” ujar Saliba. Bek asal Prancis itu menyoroti konsistensi Arsenal di level tertinggi. Dalam tiga musim terakhir, The Gunners selalu menjadi penantang serius gelar Premier League. Musim lalu, Arsenal juga mampu melangkah hingga semifinal Liga Champions dan Carabao Cup. “Kami sudah begitu dekat di Premier League dalam tiga musim terakhir, dan musim lalu kami mencapai semifinal Liga Champions dan Carabao Cup, jadi kami tahu bahwa kami bisa memenangkan setiap kompetisi,” lanjutnya. Namun demikian, Saliba menegaskan bahwa rasa percaya diri harus diiringi pembuktian nyata di lapangan. Menurutnya, Arsenal kini berada pada fase di mana potensi besar harus diwujudkan dalam bentuk trofi. “Kami harus menunjukkannya di lapangan dan kami harus mulai memenangkan trofi sekarang,” tegas Saliba. Carabao Cup Jadi Ujian Terdekat Arsenal Peluang terdekat Arsenal untuk meraih gelar datang dari Carabao Cup. The Gunners telah memastikan satu tempat di semifinal setelah menyingkirkan Crystal Palace melalui adu penalti di Emirates Stadium. Di fase empat besar, Arsenal akan menghadapi rival sekota, Chelsea, dalam laga bertajuk derby London yang sarat gengsi. “Kami berada di semifinal Carabao Cup, jadi masih ada tiga pertandingan lagi untuk kami, dan kami harus melakukan tugas kami pada Januari melawan Chelsea,” ujar Saliba. “Itu akan menjadi pertandingan besar, derby besar, jadi kami harus terus melaju,” tambahnya. Saliba juga menekankan pentingnya belajar dari kegagalan musim lalu. Ia menilai Arsenal kini berada sangat dekat dengan target besar yang selama ini diincar. “Kami tahu bahwa kami sudah dekat dan kami harus mengambil pelajaran dari musim lalu,” katanya. Fokus Hingga Akhir Musim Jadi Kunci Lebih lanjut, Saliba menegaskan bahwa nilai sebuah musim akan selalu diukur dari jumlah trofi yang diraih. Karena itu, ia menilai semua kompetisi memiliki arti penting, termasuk Carabao Cup yang kerap dipandang sebelah mata. “Pada akhir karier, kami menghitung trofi kami, dan Carabao Cup adalah salah satunya,” ucap Saliba. “Sekarang kami berada di semifinal dan tentu saja kami ingin memenangkan kompetisi ini, seperti setiap kompetisi yang kami mainkan.” Meski suasana tim sedang positif, Saliba mengingatkan bahwa perjalanan Arsenal masih panjang. Dengan jadwal padat hingga Januari, fokus dan konsistensi menjadi faktor krusial. “Suasananya bagus, tapi kami tahu bahwa ini masih bulan Desember dan hal-hal bisa berubah dengan cepat dalam sepak bola,” ujarnya. “Kami harus tetap fokus dan terus percaya pada diri kami sendiri, karena yang terpenting adalah di akhir ketika kami memegang trofi, bukan sebelumnya.”
  • Arsenal
  • berita bola
  • Carabao
  • SEPAK BOLA INDONESIA
  • TIMNAS INDONESIA

Empat Target Arsenal, Saliba Pede Borong Trofi

Kepercayaan diri tengah menyelimuti skuad Arsenal menjelang paruh musim kompetisi. Posisi puncak di Premier League dan kiprah impresif di Liga Champions menempatkan The Gunners dalam situasi yang jara...

bolawilliamjitu@gmail.com
Desember 26, 2025
Read More
12345
Copyright © 2026 NextMatchID - Situs Berita Bola & Live Score Indonesia | Powered by Majalah Berita X