Beranda / SEPAK BOLA INDONESIA / Ruben Amorim Ungkap Alasan Mason Mount Ditarik Saat Lawan Newcastle

Ruben Amorim Ungkap Alasan Mason Mount Ditarik Saat Lawan Newcastle

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, memberikan penjelasan terkait kondisi Mason Mount setelah kemenangan penting Setan Merah atas Newcastle United pada lanjutan Premier League 2025/2026. Manchester United sukses mengamankan tiga poin usai menang 1-0 atas Newcastle di Old Trafford pada laga Boxing Day, Sabtu (27/12/2025) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan dicetak Patrick Dorgu melalui sepakan voli spektakuler pada menit ke-24. Hasil ini menjaga konsistensi MU di papan atas klasemen Liga Inggris. Saat ini, mereka menempati peringkat kelima dengan koleksi 29 poin. Mason Mount tampil cukup menonjol di babak pertama dan memegang peran penting dalam permainan United. Namun, ia harus ditarik keluar saat turun minum. Amorim menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan, mengingat kondisi skuad MU yang sedang terbatas. Mount merasakan ketidaknyamanan saat jeda pertandingan. Meski sang pemain ingin melanjutkan laga, tim pelatih memilih tidak mengambil risiko yang berpotensi memperparah kondisinya. “Dia merasakan sesuatu di babak pertama,” ujar Amorim kepada Sky Sports. “Dia ingin lanjut bermain dan itu hal yang bagus.” “Dia ingin bermain di babak kedua, tetapi kami tidak bisa kehilangan pemain lain jika dia tidak 100 persen siap,” lanjut Amorim. Jack Fletcher Jawab Kepercayaan Sebagai pengganti Mount, Jack Fletcher mendapat kesempatan tampil di babak kedua. Pemain muda tersebut dinilai mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan membantu tim mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir. “Jack melakukan pekerjaan yang sangat baik,” kata Amorim. Krisis Pemain Jadi Pertimbangan Utama Situasi skuad Manchester United memang jauh dari ideal. Casemiro baru saja kembali dari skorsing, sementara Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo masih berkutat dengan cedera. Di lini belakang, Harry Maguire dan Matthijs de Ligt juga absen. Sementara itu, Noussair Mazraoui, Amad Diallo, dan Bryan Mbeumo sedang membela negaranya di ajang Piala Afrika. Kondisi inilah yang membuat Amorim harus cermat dalam mengambil keputusan sepanjang pertandingan. Strategi Amorim di Tengah Tekanan Amorim menegaskan bahwa pergantian pemain bukan dilakukan karena jadwal padat, melainkan murni keputusan strategis di laga yang dinilainya sangat krusial. “Bukan karena ada banyak laga yang akan datang,” jelas Amorim. “Ini adalah pertandingan paling penting.” Ia juga menjelaskan alasan mempertahankan beberapa pemain di lapangan meski dalam tekanan. “Saya tidak ingin melepas Matheus Cunha karena dia satu-satunya yang bisa memberi kami napas, dan saya menempatkannya sebagai nomor 10.” “Jack lebih segar untuk melanjutkan. Manu lebih segar daripada Casemiro. Kami mengambil risiko karena mereka membuat banyak pergerakan di situasi bola mati, dan saya merasa Casemiro akan kesulitan saat itu,” tutup Amorim.

Manajer Manchester United, Ruben Amorim, memberikan penjelasan terkait kondisi Mason Mount setelah kemenangan penting Setan Merah atas Newcastle United pada lanjutan Premier League 2025/2026.

Manchester United sukses mengamankan tiga poin usai menang 1-0 atas Newcastle di Old Trafford pada laga Boxing Day, Sabtu (27/12/2025) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan dicetak Patrick Dorgu melalui sepakan voli spektakuler pada menit ke-24.

Hasil ini menjaga konsistensi MU di papan atas klasemen Liga Inggris. Saat ini, mereka menempati peringkat kelima dengan koleksi 29 poin.

Mason Mount tampil cukup menonjol di babak pertama dan memegang peran penting dalam permainan United. Namun, ia harus ditarik keluar saat turun minum.

Amorim menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan, mengingat kondisi skuad MU yang sedang terbatas.

Mount merasakan ketidaknyamanan saat jeda pertandingan. Meski sang pemain ingin melanjutkan laga, tim pelatih memilih tidak mengambil risiko yang berpotensi memperparah kondisinya.

“Dia merasakan sesuatu di babak pertama,” ujar Amorim kepada Sky Sports.
“Dia ingin lanjut bermain dan itu hal yang bagus.”

“Dia ingin bermain di babak kedua, tetapi kami tidak bisa kehilangan pemain lain jika dia tidak 100 persen siap,” lanjut Amorim.

Jack Fletcher Jawab Kepercayaan

Sebagai pengganti Mount, Jack Fletcher mendapat kesempatan tampil di babak kedua. Pemain muda tersebut dinilai mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan membantu tim mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir.

“Jack melakukan pekerjaan yang sangat baik,” kata Amorim.

Krisis Pemain Jadi Pertimbangan Utama

Situasi skuad Manchester United memang jauh dari ideal. Casemiro baru saja kembali dari skorsing, sementara Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo masih berkutat dengan cedera.

Di lini belakang, Harry Maguire dan Matthijs de Ligt juga absen. Sementara itu, Noussair Mazraoui, Amad Diallo, dan Bryan Mbeumo sedang membela negaranya di ajang Piala Afrika.

Kondisi inilah yang membuat Amorim harus cermat dalam mengambil keputusan sepanjang pertandingan.

Strategi Amorim di Tengah Tekanan

Amorim menegaskan bahwa pergantian pemain bukan dilakukan karena jadwal padat, melainkan murni keputusan strategis di laga yang dinilainya sangat krusial.

“Bukan karena ada banyak laga yang akan datang,” jelas Amorim.
“Ini adalah pertandingan paling penting.”

Ia juga menjelaskan alasan mempertahankan beberapa pemain di lapangan meski dalam tekanan.

“Saya tidak ingin melepas Matheus Cunha karena dia satu-satunya yang bisa memberi kami napas, dan saya menempatkannya sebagai nomor 10.”

“Jack lebih segar untuk melanjutkan. Manu lebih segar daripada Casemiro. Kami mengambil risiko karena mereka membuat banyak pergerakan di situasi bola mati, dan saya merasa Casemiro akan kesulitan saat itu,” tutup Amorim.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *